Nur Hadi SH MH, praktisi hukum, alumni S-2 Ilmu Hukum Unair, Surabaya.
Kalau anggota legislatif membuat website seperti ini, saya yakin konstituen dari kalangan anak muda terpelajar akan salut dan tidak segan-segan untuk melakukan interaksi dengan wakil rakyat yakni dengan cara diskusi lewat dunia maya di internet.
Selamat dan sukses atas peluncuran website nya.
Andaikata semua anggota DPR dari PAN mau dan mampu membuat website masing masing………wah Insya Allah PAN akan lebih cepat berkembang.
Bravo DPD PAN BLITAR, BRAVO DPW PAN JATIM.
Herry Dermawan, Ir – Pengusaha Peternakan – CIAMIS
Jawaban: Terimakasih, semoga farmnya tambah maju dan harga ternak ayam semakin baik
Ini satu terobosan baru, di mana sosok anggota dewan dengan jiwa inklusif-nya berinteraksi dengan masyarakat menerusi dunia maya….
semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan untuk objektif yang terbaik….
semoga langkah ini diikuti oleh anggota dewan yang lain amin. (go on and do your best!)
Sekedar Info, dalam waktu dekat, Insya ALLah Rakan-rakan di Kuala Lumpur Malaysia akan mendeklarasikan PAN Kuala Lumpur.
Doakan rakan-rakan disana biar sukses.
Salam buat rakan-rakan PAN di Indonesia dan khususnya Jatim.
Aunurrochim – Dosen Pasca Sarjana Ekonomi Syariah – Kualalumpur – MALAYSIA
Jawaban: Semoga PAN cabang Kualalumpur berkemajuan dan banyak menarik simpati TKI
You Are My best Legislator.
Teruskan perjuangan Pak Syamsul membela Rakyat kecil dan tidak mampu.
Saya siap selalu mendukung Perjuangan Bapak.
Semoga Legislator-legislator yang lain akan ikut berjuang seperti yang bapak lakukan untuk Rakyat Kecil dan tidak mampu.
Semoga Allah selalu mengiringi perjuangan Bapak Khususnya di daerah kami Dapil 6 Jatim. Amin.
Jawaban : Mas Pras, maturnuwun. Mari kita bangun Kabupaten Kediri, lebih baik dari sekarang dan lebih baik dari kabupaten lainnya. Setuju? semoga Allah mendengar dan meridhoi. Amien.
hhhmmm……..jadi terharu liat website ini…..masyaalloh…. subhannalloh….
bravo untuk “cacak” ku yang satu ini, gak bakal malu jadi adiknya kalau punya Cacak yang huebat….jadi wakil rakyat yang bener-bener bisa menyuarakan bahasa rakyat (bukan bahasa jowo lho) He he he
Tapi memang dari jaman sekolah dulu udah keliatan bakat pinternya kok, jadi ya memang pas lah kalau sekarang bisa mewakili keinginan rakyat Jatim….sebagai arek suroboyo….yo buangga buanget toh…
Ok…selamat melanjutkan perjuangan, kesempatan terbaik saat ini dimanfaatkan sebaik mungkin.
Sukses dengan PAN nya…….aku tetep dukunglah…aku suka karena warna birunya bagus sih……hehehe….
Ok selamat ya cak….
Jawaban: Untuk Noor Sylvanie IE – Bandung Doakan semoga tidak lupa dalam mengemban amanah.
Salam buat keluarga besar (alm) H.Moh. Isa Edris – Jakarta
Sebagai masyarakat Indonesia yang menetap di luar negeri, saya mendapat kejutan menggembirakan menemukan website ini. Tidak hanya banyaknya informasi&opini menarik yang dapat kita simak, tetapi yang lebih menarik untuk saya adalah keterbukaan dalam beropini dan menerima opini itu sendiri. Di negara2 Eropa, hal ini telah dilakukan sejak lama, dan anggota legislatif mereka juga siap menerima opini bahkan kritikan. Beberapa opini, selain diterima, juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Apalagi dengan kemajuan jaman, internet juga makin memperluas daerah “jajahannya” dan memudahkan komunikasi saat ini.
Selamat melanjutkan perjuangan Anda, Sdr Sjamsul Huda, Indonesia membutuhkan orang2 seperti Anda.
Jawaban: Terimakasih banget masih bisa menyempatkan waktunya diantara kesibukan, untuk bikin opini. Walaupun lebih dari 20 tahun tidak jumpa, semoga hubungan dekat sesama tetangga waktu di peneleh tidak memisahkan persaudaraan kita.
Salam hangat buat Patrick dan Nico di Bukarest
CANDRA HERAWATI, Ir – kepala dinas Koperasi KOTA PEKALONGAN
Terimakasih infonya dan selamat terbitnya website baru : sjamsulhuda.wordpress.com.
Alhamdulillah masih pada urip dan sehat tho. Jawaban : He he Alhamdulillah masih bisa silaturahmi via dunia maya,tks.
Salam buat P.Candra
Sri PURWANTINAH, Ir – Alumni Fapet UGM 77 –YOGYAKARTA
Trims infonya dan selamat website barunya, sjamsulhuda.wordpress.com.
Enaknya kalau ada mailing list Fapet ya. Bisa untuk media komunikasi Jawaban: Ya mudah-mudahan rekan-rekan yang di kampus Karangmalang Fapet UGM bisa memfasilitasi milis tsb.
Sjamsul Huda, legislator-penyambung aspirasi rakyat – selamat atas peluncuran websitenya, semoga sukses dan bermanfaat.. Jawaban: Terimakasih, bagaimana kapan rapat ? (maklum, ingat-ingat waktu masih pegang komisariat Fapet he he he)
Suwasis Hadi, Drs. R. - Kader PAN di Lereng Gn Lawu, MAGETAN, Alumni UNAIR.
Semula saya berencana untuk men-caleg-kan diri berangkat dari DAPIL VI untuk DPRD Provinsi Jawa timur, tetapi setelah saya browsing menemukan weblognya Kang Sjamsul, niat saya untuk mencalonkan diri lewat Dapil VI Jawa Timur saya urungkan, karena Kang Sjamsul telah melesat jauh melampaui batas start maraton untuk menarik hati konstituen lewat Weblognya.
Akhirnya saya kembali ke DAPIL VII Jawa Timur saja di sana lebih aman belum ada bakal Caleg yang membuat Weblog untuk media kampanye dini (soft campaign) heee….. heeee..
Sesama kader PAN dilarang saling mendahului.
Bravo Kang Sjamsul…..!!!!
Jawaban : Terima kasih Mas Suwasis. Ayo maju terus. Jangan tengok kebelakang. Saudara punya potensi luar biasa. Saran saya lebih baik back to village. Fokus pada daerah. Magetan membutuhkanmu. Berjuang sambil beribadah. Insya Allah berhasil.
Ya, sekali lagi saya yang muncul, memang dari pada memberikan suara ketidak puasan, ataupun menyampaikan usulan dengan cara berdemonstrasi turun ke jalan, disamping menganggu aktifitas teman2 kita dengan menimbulkan kemacetan, kenapa tidak bersuara melalui forum ini?
Disamping menghemat energi dan dapat menyalurkannya ke hal2 yang lebih berguna, forum ini juga mungkin lebih didengar langsung oleh wakil rakyat kita, bagaimana menurut teman2. Siapa tahu Indonesia bisa dicontoh oleh negara2 maju lainnya. Tidak ada hal yang tidak mungkin kan, negara kita sebenarnya kaya, orang2nya juga mudah diarahkan, hanya mungkin jalannya belum ketemu.
Nah, saudara kita ini mulai membuka jalan dengan adanya website ini, mari kita beramai-ramai mengeluarkan isi hati kita.
Maju terus, bangkitkan kembali semangat 45, wasalam dari jauh …
Jawaban : Mariani. Merci bu ku. Komentarmu menyejukkan. Kami yang di tanah air perlu banyak inspirasi bisa berupa kisah-kisah yang dapat mendorong semangat memperbaiki negeri tercinta. Yakinlah masih banyak saudara-saudara kita di tanah air maupun mancanegara yang baik dan bermental positif.
Sdrku, sebelumnya saya perkenalkan saya Agus Purwoandoko,wakil sekretaris DPD PAN Kota Pasuruan yang kebetulan memperoleh amanat sebagai ketua Team Monev. Dalam menjalankan tugas yang dibebankan oleh partai, saya akan melaksanakan tugas tersebut dengan penuh keikhlasan dan penuh tanggung jawab demi kebesaran dan kemenangan partai.
Dalam menjalankan tugas tersebut saat ini saya terkendala oleh masalah keluarga dimana akibat musibah banjir yang melanda kota kami pada tanggal 30 januari 2008 lalu telah memaksa saya untuk tidak dapat menghuni rumah karena rumah kami runtuh separuh bangunan.
Setiap tugas partai yang selama ini saya embankan ALHAMDULILLAH selalu dapat saya laksanakan dengan baik dan tidak pernah mengecewakan teman-teman di partai namun untuk tugas di Monev ini sangat saya rasakan bahwa dengan sementara mengungsi dan tak berfungsinya sarana komunikasi yang saya punya mengakibatkan tugas tersebut menjadi sedikit tersendat apalagi untuk membangun semangat pencalegan dini yang sekarang sedang kita laksanakan.
Perhatian pemkot terhadap masalah ini walau sudah sebulan berlalu masih berupa polemik tentang mekanisme pengeluaran bantuan yang katanya sebesar 2M dan masih menunggu hasil sharing antara pusat propinsi dan pemkot sendiri, tetapi entah sampai kapan?
Kader kami di dewan sudah berupaya untuk memperjuangkan dan sudah berupaya untuk menyuarakannya, namun seperti tanpa hasil dan saat ini masyarakat sangat mengharapkannya.
Sdrku, Perhatian dan perjuangan teman-teman di Pasuruan baik yang legislatif dan DPD sudah sangat baik dan saya sebagai kader partai tidak pernah meragukannya.
Dengan penuh harapan demi untuk kebesaran dan kemenangan partai, perkenankanlah saya dengan segala kerendahan hati memohon kepada sdrku untuk berkenan sedikit membantu walau hanya dengan 2 sak semen, semoga dengan itu akan banyak membantu meringankan beban yang saat ini saya rasakan.
Terima kasih atas perhatiannya dan semoga PAN akan semakin jaya.
Selamat berjuang.
Wass. Wr. Wb
Jawaban : Suwun Mas Agus, nanti kita tindak lanjuti dengan DPD dan teman-teman pasuruan ya.
Memang sudah seharusnnya wakil rakyat juga mengikut perkembangan IT so, semoga dengan adanya web ini lebih bermanfaat.
Terus berjuang, dan tegakkan keadilan dan mari bangun Indonesia ini yang lebih baik, khususnya di kediri.
Kami dari IMM kediri mengucapkan selamat atas terbitnya web Bapa Samsul Huda ini…
Jawaban: Mas A. Nawawi Terimakasih. Saya berharap generasi muda bisa menjadi harapan masa depan bangsa. Lebih baik dan tidak mudah menyerah untuk meraih prestasi gemilang. Semua orang sukses berawal dari orang biasa yang mampu mengendalikan diri dan menatap hari esok dengan optimisme.
Wah surprise, tepat sekali, situs sjamsulhuda.wordpress.com memuat produk Nuhana Madu-Pare-Kediri.
Untuk ukuran Indonesia, kelihatannya, baru perusahaan ini yang memproduksi capsul yang mengandung bubuk/ekstrak bee polen, propolis dan royal jelly dari madu.
Khasiatnya luar biasa. selain memang sesuai dengan yang terekam dalam kitab suci tentang keampuhan madu bagi kesehatan manusia, dalam kenyataannya keluarga kami sudah meng-konsumsi beberapa lama.
Dengan hanya diberi minum madu secara kontinyu, anak-anak sudah jarang sakit-sakitan. bagi orang tua karena beban pikiran dan pekerjaan, kalau sebelum mengkonsumsi madu dan kapsul sering ngantuk dan vitalitas menurun, maka setelah mengkonsumsi dalam waktu 2 minggu sudah banyak perubahan, walaupun kapsulnya hanya masing-masing formula 1 dan 2, 2 biji. Jadi saya hanya sedikit beri info pada masyarakat, tidak salah minum madu dan kapsul.
wass,
Sugeng Riyadi, Kediri
Jawaban : Terimakasih Mas S. Riyadi. Sudah coba Nuhana Madu ya? bagus khan.
Selamat Pak, Anda memang satu-satunya legislator mungkin di indonesia, yang menggunakan IT, semoga IT ini bermanfaat untuk masyarakat yang sangat membutuhkan informasi tentang publik. teruskan perjuangan Bapak untuk selalu memberi manfaat kepada masyarakat kecil, Kami Kader PAN Kabupaten Kediri siap mendukung dan membantu bapak untuk kepentingan Masyarakat.
Semoga Usaha bapak untuk masyarakat mendapatkan Ridho dari Allah SWT, Amien.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar? Terlebih dahulu saya ingin mengucapkan TAHNIAH&SYABAS!
Saya percaya YB (Yang Berhormat) memang seorang wakil rakyat yang boleh memperjuangkan kesejahteraan, kemakmuran, keharmonian dan keamanan kepada rakyat.
Jesteru wujudnya website ini,l agi menunjukkan bukti YB memang bersedia untuk mendengar dan membantu rintihan rakyat. Usaha seperti ini adalah yang amat diperlukan dan harus dibanggakan sebagai salah satu jalan perhubungan luahan dasar hati rakyat untuk YB seperti anda.
Sungguhpun YB bukanlah antara pemimpin negara saya Malaysia, tapi saya sentiasa bersedia untuk menyokong dan memberikan suntikan semangan kepada YB.
Harapan saya agar tanggungjawab yang dipegang sekarang akan dipikul sebaik mungkin dalam memastikan sistem perundangan negara dapat berjalan dengan lebih lancar dan bersistematik.
Janganlah mengkhianati kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh rakyat dan betapa pentingnya perpaduan dan komitmen yang jitu di kalangan ahli-ahli untuk memberikan tumpuan kepada urusan kemantapan kekuatan PAN.
Selain daripada itu,sebagai umat Islam, untuk pemimpin kepada rakyat saya menggesa supaya terus mengkalkan hubungan persaudaraan antara satu sama lain dan berusaha mencapai kecemerlangan di dunia dan akhirat.
Akhir kata dari saya,semoga anda sentiasa dilindungi dan diredhai oleh Allah SWT,Amin.
Selamat berjuang dan salam perpaduan
Rudiana Bt Hashim,
Kota Kinabalu, Sabah Malaysia.
Jawaban : Hai Puan Diana, Assalamualaikum. Ahlan wa sahlan. Terimakasih komentar nya. Bersyukur sekali bisa jumpa via web dengan warga Sabah, malaysia. Kecintaan Puan pada Malaysia, sama seperti kecintaan warga negara Indonesia pada tanah airnya. Ayo kita jalin kerjasama dan silaturrahim demi kejayaan dan kemakmuran dua negara serumpun. Salam buat Pak Mahathir Muhammad dan Pak Lah.
Ass. Wr. Wb,
Selamat atas websitenya semoga bisa menjadi ajang komunikasi antara masyarakat dengan Anda sebagai bahan informasi.
Tolong perjuangkan masalah breeding sapi, karena makin lama sapi kita akan habis dipotong dan akan selalu tergantung dari impor. Thanks
Wass. Wr. Wb
odi
Jawaban:
Terimakasih Odi, komentarnya. Soal breeding sapi memang menjadi keprihatinan kita semua. padahal sources kita tersedia semua. mulai bibit, pakan, lahan, iklim, balai IB juga ada, pakar , dana bisa dicari, harga sangat bagus. Apanya yang kurang. Yang kurang barangkali kesungguhan dan fokus aja. Pemerintah belum bikin regulasi yang kondusif dan keberpihakan pada peternak kecil. Pemerintah memang bagi-bagi ternak juga tapi sejauh mana hasilnya belum ada laporan yang menggembirakan. Kalau proposal sih memang bagus semua, tapi implementasinya amburadul. Padahal bila di manage dengan baik. Tidak mustahil ke depan ternak sapi bisa jadi profit centre bagi negara. Untuk itu selain saya akan berusaha dari sisi government, tentunya partisipatif masyarakat, khususnya profesional di bidangnya sungguh diharapkan.
Ayo Odi bangun dunia peternakan Indonesia menjadi salah satu pilar penyanggah ekonomi nasional. Allahu Akbar.
Subhannalloh terharu baca tentang pak Muchsin
Sepertinya untuk saat-2 ini dibutuhkan banyak Pak Muchsin….pak Muchsin lain yang muncul, untuk memajukan umat.
Ok btw….mau pilkada Jabar nih tgl 13 April nanti, gimana cak pasangan Heryawan & Dede? hehehe
Aku belum menentukan pilihan utk tgl 13 nih….hehehe
Ok…selamat berjuang cak……sukses
Wassalam
Jawaban: Kisah nyata P. Muchsin semoga bisa menjadi cermin bagi kita semua dan bisa menjadi teladan yang saat ini sangat perlu ditunjukkan terutama oleh para pemimpin, agar rakyat bisa meniru, merasa nyaman dan bangga.
Kemenangan pasangan Hade di Jabar, menunjukkan rakyat ingin perubahan. Rakyat sudah memberi kesempatan kepada ‘muka lama’ dan mungkin sudah bosan dengan partai yang pernah memerintah tetapi hasilnya masih seperti ini. Selamat kang Dede.
Assalamualaikum.
Hidup YB Sjamsul Huda X3!Tahniah yg x terulungnya!X terjulangnya.
Yb memangla pemimpin yang berjiwa rakyat. Saya merasa bg2 seronok ya melawati laman Yb. Membuatkan saya lebih mengenal Yb, sekaligus Indonesia.Ya,smga terjalin silatulrahim Malaysia, Indonesia. Insyallah, salamya dsampaikan andai kubole. Hidup Bapak demi Indonesia
Jawaban: Indonesia dan Malaysia adalah bangsa serumpun. Bahasa dan makanannya sama. Cuma negaranya saja yang berbeda. Kalau di Indonesia ada istilah Bhineka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Artinya walaupun bangsa Indonesia berasal dari berbagai suku bangsa, bahasa dan agama, tetapi mereka merasa satu sebagai bangsa Indonesia. Demikian juga dengan warga Malaysia tentunya kita ini bersaudara. Saling berkenalan dan bekerjasama untuk kebaikan semua.
Terimakasih – Selamat Puan Rudiana dalam menjalankan tugas sebagai Guru. Tugas yang sangat mulia.
Assalamualaikum Cak Huda,
Saya Evi, mewakili keluarga Ning Tien di Jakarta…
Salut untuk Cak Huda…nggak nyangka bisa menjadi seperti sekarang , berani mengemban tugas yang sangat amat berat……
Terus berjuang ya Cak….
Jawaban: Terimakasih Evi, atas partisipasinya kasih komen. Saya sudah lihat webmu. Wah bahasa inggris campur Jerman-nya luar biasa. Maju terus Evi, salam buat keluarga besar Mas Iful dan neng Tien.
Musim semi telah tiba, akhir pekan lalu aku berada di teras kamarku. Kupandangi kebun-kebun tetangga sejenak, tampak indah hijau, jauh lebih indah daripada rumput di kebunku, berlubang dan banyak rumput-rumput kering.
Waktu berlalu begitu cepat, akhir pekan ini aku berjanji memberi makan kucing tetangga yang melewatkan liburan akhir pekannya di gunung. Ketika kulewati kebunnya, baru kusadari bahwa rumput-rumput kering lebih banyak dikebunnya daripada di kebunku. Kuingat pepatah, rumput di rumah tetangga lebih indah daripada rumput di kebun sendiri … begitulah kira-kira pepatah yang kupelajari saat masih di SD.
Kuingat kembali masa-masa ketika aku masih kuliah, kubayangkan bahwa hidup di negara orang, di Eropa pasti lebih indah daripada di Indonesia. Bayanganku begitu muluk dan semua berlalu dengan indah dalam impianku.
Saat ini, telah 15 tahun kulewatkan kehidupanku di negara orang, berpindah dari Pasific ke Timur Tengah hingga ke Eropa Timur, tepatnya di Bukares.
Kusadari bahwa kehidupan di negaraku memanggil kembali setiap saat. Dari cuaca, makanan, kepribadian bangsaku yang mudah untuk kupahami, acara TV yang menarik, mall dan para penjualnya yang ramah, sampai dengan abang bakso yang komunikatif di rumah. Para Satpam yang mudah untuk diajak berkomunikasi, kerukunan kehidupan bertetangga dan lain-lain.
Beginilah opiniku tentang hidup di negara orang, sebagai studi banding saudara-saudara kita di tanah air.
Mariani Guibet
Jawaban: Luar biasa . . . terimakasih opininya. Bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat di Indonesia dan perenungan tersendiri. Bahkan tukang bakso dan Satpam menjadi kenangan manis bagi orang Indonesia yang sudah sekian lama meninggalkan tanah air. Ayo kita tunggu opini berikutnya.
kami berharap pak Sjamsul Huda Dapat tetap terus loyal Pada masyarakat, jagan pernah berhenti……….. kita bersama-sama memberi manfaat pada masyarakat. sebagaimana motto kita. “SUDAHKAN KITA MEMBERI MANFAAT HARI INI ?” DAN “DO’AKAN KAMI TETAP AMANAH”.
Jadi mari kita jaga amanah yang diberikan kepada kita… thanks my Legislator.
Memang selalu hebat…
PAN selalu menampilkan yang luar bisa dan selalu tampil beda… tapi… okeh punya…
Nggak perlu ikut-2an yang lain… yg penting manfaatnya bisa dirasakan mendalam oleh orang banyak… cihui…
Okey deh… selamat berjuang cacak ku… tetap pegang amanah ya…
btw… buat mariani (smg msh inget aku, kita waktu kecil pernah main sama-2 di Peneleh hehehe), jelaslah selalu cinta negeriku, kan kata pepatah juga “hujan es dinegeri sendiri lebih baik dibanding hujan emas dinegara orang”… (eh bener gt bkn ya pribasane…hehehe)
Hidup Indonesia…
Bolehkah Saya mengirimkan pesan melalui media ini untuk Saudariku Nungki, arek Suroboyo sing nang Bandung : bolehkah mendapatkan alamat e-mail Saudari untuk dapat Saya hubungi atau silahkan menghubungi saya melalui mguibet@yahoo.com.
Untuk saya, sangat penting mengontak kembali teman2 yang telah “hilang”.
Terima kasih dan Mas Huda, ajang website anda sangat bermanfaat.
Belum lama ini saya berbincang-bincang dengan sesama saudara2 kita, Warga Indonesia yang menetap di luar negeri. Kami membandingkan dari banyak hal, baik dari segi fasilitas sekolah, rumah sakit sampai dengan pertokoan dan tempat2 hiburan lainnya.
Seperti kebanyakan dari kita semua, kamipun pernah beranggapan bahwa apa yang kita miliki kurang menarik, kurang memadai, kurang bagus dsb dsb … padahal kita memiliki segalanya. Seperti contohnya, hal yang sederhana: fasilitas rumah sakit. Betapa kita sangat luar negeri minded. Bahkan hal ini kita tularkan utk para expatriate yang menetap di Indonesia, utk segera terbang ke negara tetangga terdekat di saat membutuhkan perawatan kedokteran.
Saat ini, kami yang “terdampar” ini membandingkan hal tersebut dan kami bangga dengan apa yang telah kami miliki. Alangkah baiknya jika bangsa kita bangga akan apa yang kita miliki dan mulai memberikan kepercayaan sehingga generasi penerus kita akan lebih mempunyai percaya diri dalam mengembangkan apa yang ada.
Semoga tulisan ini dapat menjadi renungan untuk kita semua dan silahkan mengkritik saya jika ada yang kurang setuju dengan pendapat ini, saya tunggu, salam dari Bukares : Mariani Handoyo G.
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Jadi Preman & Makelar Proyek ???
Judul diatas awalnya tentu sulit dipahami, karena:
1. Apa hubungan aparat hukum/jaksa dengan preman dan proyek
2. Apa hubungan aparat hukum/jaksa dengan proyek kok bisa jadi
makelar
3. Bagaimana preman kok bisa jadi makelar proyek? Bagaimana aparat
hukum/jaksa kok bisa jadi preman
A. untuk itu bisa dilihat kronologis peristiwa yang terjadi:
1. Tanggal 9 Juli 2008, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mengundang
seluruh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten dan Kota di propinsi Jawa
Timur (dengan penekanan undangan bahwa Kepala Dinas kabupaten dan
Kota harus hadir sendiri, tidak boleh diwakilkan) dan Perwakilan
Sekolah2 di kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menerima bantuan
dana dari pemerintah pusat yang berupa Dana Alokasi Khusus
(DAK)/Dana APBN, untuk rehabilitasi gedung SD yang rusak dan program
peningkatan mutu SD (sekolah dasar) yang berupa pembelian buku, alat
peraga pendidikan dan multi media,
dengan thema pertemuan sebagaimana tertera dalam undangan dan
spanduk dalam ruangan pertemuan yakni: “sosialisasi program hukum
dan pelaksanaan DAK tahun Anggaran 2008″
Tempat acara di Hotel Royal Orchids Garden, Kota Batu, Jawa Timur
2. Berturut-turut berbicara didalam forum tersebut:
a. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur yang meberikan kata
pengantar
b. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang memberi gambaran sekilas
kenapa harus melakukan acara tersebut dan menyatakan bangga bahwa
permintaanya dipatuhi, bahwa seluruh kepala dinas hadir tanpa
diwakilkan kepada staff. Untuk itu diminta menyimak apa yang akan
disampaikan oleh para asisten dari kantor kejaksaan tinggi jawa
timur.
c. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa
Timur yang memaparkan tentang bagaimana pelaksanaan program DAK
pendidikan tahun anggaran 2008
d. Asisten Intel (Asintel) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang juga
memaparkan tentang bagaimana pelaksanaan program DAK pendidikan
tahun anggaran 2008. Baik Aspidsus maupun Asintel Kejaksaan Tinggi
Jawa Timur dalam memaparkan pelaksanaan program DAK pendidikan 2008
tersebut, menjelaskan berdasarkan paper/naskah yang dibagikan
panitia acara sebelum para peserta memasuki ruangan. Paper/naskah
tidak ada keterangan bahwa ini penjelasan dari siapa atau dari
instansi mana.
Baik Adpidsus maupun asintel Kejaksaan Tinggi Jawa Timur intinya
menekankan, agar perwakilan kepala sekolah yang hadir dan para
kepala dinas se-jawa timur (untuk diteruskan kepada sekolah2
diwilayahnya) dalam melaksanakan program DAK tahun anggaran 2008,
khususnya dalam pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu
sekolah, berpedoman kepada paper/naskah tersebut.
Jadi pertemuan atas undangan Kejaksaan Tinggi jawa Timur tersebut,
khusus membahas pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu
sekolah yang merupakan salah satu bagian dalam program DAK
pendidikan tahun 2008.
e. Bagian Penerangan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
Intinya menerangkan bahwa sebaiknya apa yang disampaikan Aspidsus
dan Asintel dipatuhi oleh Kepala Dinas dan sekolah, dari pada nanti
kena sanksi hukum. Peserta yang tadinya sedikit banyak sudah merasa
tertekan, ter-intimidasi, Dalam session ini perasaan ter-intimidasi
semakin kuat, karena Bagian Penerenagan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
ini sambil berceramah diselingi menyanyikan lagu2 yang dirubah
liriknya, misalnya,… awas kalau tidak ikut akan terkena bahaya…
awas hati hati nanti bisa saya kau kumasukkan bui (penjara)… awas
jangan anggap enteng nanti kamu akan kena kerangkeng(kurungan )..
hahaha… hihihi bisa masuk penjara dsb. (lagu asli untuk film
cinderela versi indonesia)
f. Para peserta yang selain sudah merasa tertekan ini juga semakin
bingung, karena sebenarnya untuk pelaksanaan program DAK ini secara
keseluruhan maupun yang dibahas didalam forum tersebut (pengadaan
barang untuk peningkatan mutu) sudah diatur didalam buku panduan
petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan DAK tahun anggaran 2008 yang
berisi peraturan menteri, Surat edaran Dirjen dsb, dimana dalam
juknis tersebut juga sudah berdasar pada beberapa peraturan
perundangan yang berlaku. (sebagaimana juga disebutkan oleh para
pejabat kejaksaan tinggi jawa timur pada awal acara, bahwa tidak
perlu risau bahwa dengan melaksanakan program DAK, termasuk
didalamnya pengadaan barang untuk peningkatan mutu, sesuai dengan
juknis berarti sudah mentaati peraturan yang lain seperti Kepres
tahun 1980 dsb)
g.Tetapi pada pembicaraan selanjutnya yang berdasar paper/naskah
yang dibagikan tersebut, para peserta menjadi tertekan dan bingung.
Sebab jika ini adalah acara sosialisasi pelaksanaan program DAK
tahun 2008, yang berwenang adalah pihak Depdiknas sesuai dengan
tingkatan wilayah masing masing. Dan harusnya dalam program
sosialisasi, adalah bagaimana peserta dapat memahami juknis tersebut
dengan benar dengan menerangkan secara lebih jelas dan mempelajari
secara bersama buku juknis tersebut.
Tapi yang disampaikan adalah paper/naskah yang tidak diketahui dari
instansi mana yang membuatnya, yang dikatakan bahwa ini adalah
penjabaran juknis khusus pengadaan barang untuk peningkatan mutu
dalam program DAK tahun anggaran 2008. Sehingga ada pertanyaan
(dalam hati atau bisik-bisik tentunya, karena tidak berani) jika
peserta mengikuti langkah ini, apakah benar benar benar aman secara
hukum.
Karena memang yang bicara adalah para petinggi Kejaksaan Tinggi Jawa
Timur, akan tetapi dalam paper/naskah tidak tertulis, siapa penulis
naskah, dan atau dari instansi mana.
Jadi tetap saja jika melaksanakan sesuai isi paper tersebut, akan
tetapi jika suatu saat ternyata bermasalah secara hukum, atau
seperti yang lazim terjadi bahwa jika aparat tidak berkenan tetap
akan dapat dicari kesalahan, yang dapat membuat mereka (dinas dan
kepala sekolah) menjadi bermasalah dengan hukum, dihadapan aparat
hukum termasuk salah satunya adalah para jaksa. Sebab semua pihak
bisa saja mengelak dengan mengatakan bahwa paper/naskah itu adalah
bukan tulisannya atau bukan dari instansinya.
h. Keresahan ini juga muncul karena mekanisme pengadaan barang
untuk peningkatan mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008, sudah
dijelaskan dengan sangat jelas didalam juknis.
Tapi dalam penjelasan berdasar paper/naskah tersebut oleh para
petinggi kejaksaan tinggi hal yang sebetulnya tidak terlalu rumit
sebagaimana tertera dalam juknis, dibuat sedemikian rupa sehingga
nampak menjadi lebih rumit/sulit dipahami. Apalagi dengan beberapa
penambahan penambahan persyaratan yang sebenarnya tidak diatur dalam
juknis, dan terkesan mengada-ada, tetapi menimbulkan tekanan atau
perasaan terintimidasi tersendiri bagi para peserta, karena selalu
ada penjelasan, bahwa jika tidak seperti paper/naskah ini bisa saja
menjadi bermasalah secara hukum. Apalagi ada penjelasan sambil
menyanyikan lagu-lagu yang diubah liriknya menjadi lagu-lagu ancaman
untuk memenjarakan kepala dinas, staff dinas maupun kepala sekolah.
Bisik-bisik antar kepala dinas bersama staff maupun kepala sekolah
yang hadir, menyatakan benar atau salah penjelasan ini jika
dibandingkan dengan juknis, tapi yang bicara adalah para petinggi
kejaksaan tinggi jawa timur, yang punya wewenang untuk memeriksa
atau memproses orang secara hukum dan punya wewenang tanpa batas
untuk memeriksa orang semaunya.
Benar atau salah, jika tidak memenuhi dan menuruti keinginan para
petinggi kejaksaan tinggi ini bisa repot nantinya. Karena yang benar
bisa dijadikan bersalah dan tidak selamat kalau tidak nurut. Dan
jika meski melakukan hal yang tidak benar karena menuruti keinginan
para petinggi itu bisa dijadikan hal yang benar.
Bisik-bisik ini muncul karena, selain banyak hal-hal yang ditambah-
tambahkan diluar apa yang diatur dalam juknis, sehingga menambah
semakin rumit proses yang sebenarnya tidak terlalu sulit (Apalagi
dengan intimidasi yang terjadi didalam forum, membuat orang menjadi
bingung untuk melaksanakan, karena saking rumitnya untuk menjalankan
program dan takut jika salah melangkah karena diberi pemahaman yang
rumit dan menakutkan karena ancaman akan dimasukkan penjara).
Juga kalau diteliti bahwa penjelasan yang ada didalam forum
tersebut, beberapa hal sebenarnya menjadi bertentangan atau
melanggar juknis. Maka muncullah bisik-bisik itu, menjalankan juknis
bisa menjadi salah, menjalankan apa yang disampaikan dalam forum,
itu bisa juga menjadi melanggar juknis dan artinya bisa
dikategorikan melanggar hukum. Wah.. wah..wah.. maju kena mundur
kena… sama-sama bisa masuk penjara.. Tapi karena yang punya kuasa
adalah para petinggi hukum ini, ya kita nurut saja apa yang
dikehendaki oleh mereka. Demikian lebih kurang saling curhat
diantara para peserta.
i. Pada situasi yang demikian, ketika acara akan berakhir, di depan
forum tampillah Bapak. Muchlis, yang menyatakan bahwa beliau adalah
utusan resmi Direktorat/ Depdiknas Pusat. Beliau mengatakan agar
para peserta tidak boleh pulang dulu, karena ada pembicara terakhir.
Menurut beliau, pembicara terakhir ini adalah pembicara Kunci.
Menurut beliau kenapa dikatakan kunci, karena ibarat ruangan tempat
forum tersebut berlangsung jika tidak dikunci, maka semua orang bisa
masuk ruangan. Maka harus dikunci agar tidak ada orang lain yang
bisa ikut masuk ruangan.
Artinya Program DAK 2008 khususnya pengadaan barang untuk
peningkatan mutu itu jangan sampai orang lain bisa ikut dalam
pekerjaan ini.
Maka ditampilkanlah oleh Bapak Muchlis, seorang direktur sebuah
perusahaan yang merupakan suplier buku, alat peraga pendidikan dan
multi media yang akan memenuhi kebutuhan dalam pekerjaan pengadaan
barang untuk peningkatan mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008.
Maka hadirin dipersilahkan menyambut kehadiran Direktur PT. Bintang
Ilmu.
Maksudnya dengan mengambil istilah ruangan harus dikunci tersebut,
agar seluruh dinas pendidikan dan kepala sekolah di jawa timur yang
mendapatkan bantuan dana dari pemerintah yang bersumber pada APBN
tersebut, memberikan pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan
mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008 hanya kepada PT. Bintang
Ilmu sebagai distributor tunggal atau kepada agen2 pemasaran dari
PT. Bintang Ilmu saja. Orang lain tidak boleh masuk.
Bahkan sebagai utusan direktorat/ depdiknas pusat Bapak Muchlis
menyatakan, bahwa Direktur Bintang Ilmu ini kemana-mana keseluruh
Indonesia beliau ajak serta, agar dinas pendidikan dan kepala
sekolah di seluruh Indonesia tahu siapa yang diperbolehkan
melaksanakan pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu dalam
program DAK tahun 2008. Karena PT. Bintang Ilmu sebagai Agen
Tunggal, sebagaimana disebutkan pada brosur2nya yang dibagikan
kepada peserta disitu maupun diseluruh Indonesia, mempunyai banyak
agen pemasaran.
Apalagi forum ini yang turut mengundang adalah para petinggi
kejaksaan tinggi jawa timur, dengan pesan agar kepala dinas tidak
mewakilkan kepada staff, harus hadir sendiri secara langsung. Untuk
itu harus diperhatikan oleh seluruh kepala dinas dan kepala sekolah
itu, jika tidak menuruti apa yang telah disampaikan bisa berakibat
fatal bagi kepala dinas dan para kepala sekolah.
j. Di depan forum Direktur Bintang Ilmu, menyampaikan bahwa Bapak
Muchlis ini beliau bawa kemana-mana, keseluruh Indonesia. Agar
seluruh Dinas pendidikan dan kepala Sekolah, menjadi patuh dan
dengan patuh mereka aman.
Beliau juga menyampaikan bahwa Beberapa kepala dinas di beberapa
kabupaten, nyaris masuk penjara (beliau mengungkapkan dengan kata-
kata: kepala dinas itu karena gak nurut pada kita.. tinggal 2cm dari
pintu penjara..tinggal didorong masuk.. langsung blamm… merasakan
sengsaranya hidup dibalik terali besi/ mengutip lagu2 yang
dilantunkan Bagian Penerangan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
sebelumnya)
Karena kemudian akhirnya nurut kepada Bintang Ilmu, sebagaimana apa
yang disampaikan oleh Bapak Muchlis tadi, maka beberapa kepala
dinas pendidikan itu oleh Direktur Bintang Ilmu diselamatkan dan
tidak jadi masuk penjara.
Direktur PT. Bintang Ilmu juga menegaskan bahwa paper dan semua apa
yang telah disampaikan oleh para petinggi kejaksaan tinggi jawa
timur tersebut bersumber dari dirinya, para petinggi tersebut
tinggal melaksanakan saja.
Direktur Bintang Ilmu dalam forum tersebut juga menyayangkan bahwa
kepala kejaksaan negeri di jawa timur yang hadir dalam forum ini
hanya dua. Dia menyatakan di jawa barat, jawa tengah, banten, dan
beberapa daerah yang lain, tidak berani seperti ini. Seluruh kepala
kejaksaan negeri di propinsi lain pasti hadir jika dia membuat acara
semacam ini.
Apalagi ini Kepala kejaksaan Tinggi adalah sebagai pihak yang
mengundang dan Kepala kejaksaan Tinggi dan semua asisten yang
penting dan berkompeten berbicara langsung agar acara ini
berlangsung dan menghasilkan sesuatu sebagaimana yang diharapkan.
Melihat kenyataan adanya kemungkinan ketidak-patuhan hampir semua
kejaksaan negeri ini (dilihat dari yang hadir hanya 2 kepala
kejaksaan negeri) mungkin perlu dipertimbangkan bahwa di Jawa Timur
sebaiknya nantinya proses pemeriksaan kepada dinas pendidikan dan
kepala sekolah yang tidak patuh pada arahan pada forum ini,
dilakukan oleh kejaksaan tinggi, bukan oleh kejaksaan negeri.
Dalam kesempatan itu, Direktur Bintang Ilmu juga menyesalkan bahwa
beberapa kota dan kabupaten di jawa timur telah mulai melaksanakan
proses tahap awal program DAK tahun 2008 baik berupa penetapan
sekolah penerima bantuan, sosialisasi program kepada sekolah dan
seterusnya. sebelum mendapatkan bekal dari forum ini. Ungkapan
ungkapan seperti.. Ingin masuk penjara rupanya.. dan berbagai
sindiran lainnya meluncur dari Direktur Bintang Ilmu.
Ungkapan ini muncul karena pada beberapa kabupaten dan kota yang
sudah mulai menjalankan program ini, diperkirakan pemesanan barang
tidak kepada PT. Bintang Ilmu maupun agen agen pemasarannya. sebab
PT. Bintang Ilmu belum siap.
Jadi terungkap dalam forum sebenarnya bahwa PT. Bintang Ilmu belum
selesai mempersiapkan diri untuk menjalankan program DAK tahun 2008
ini. Maka dengan diadakannya forum ini diharapkan dinas dan sekolah
jangan melaksanakan program ini dahulu.
Maka dalam penjelasan di dalam forum ini dibuatlah sebuah proses
yang cukup rumit dan proses yang panjang,lama berliku-liku (jika
dicermati sebenarnya hal itu menjungkir-balikkan apa yang diatur
dalam juknis dan bertentangan dengan juknis), barulah dinas dan
sekolah boleh menjalankan program.
(NB: padahal dalam juknis pelaksanaan DAK sudah jelas bahwa sejak
juknis selesai dibuat, apalagi sebelumnya sudah ada sosialisasi-
sosialisasi oleh direktorat kepada dinas pendidikan kabupaten dan
kota, mereka sudah bisa mulai mengawali proses pelaksanaan program
ini, yakni penetapan sekolah penerima bantuan, sosialisasi kepada
sekolah penerima bantuan dan seterusnya)
Dengan sindiran yang sedikit banyak berisi intimidasi tersebut
beberapa kepala dinas yang nama daerahnya disebut oleh Direktur
Bintang Ilmu, sebagai dinas yang tidak patuh dan tidak bisa atau
disindir dengan ungkapan tidak mau mengarahkan sekolah sekolah
penerima DAK, agar setiap programnya ada dalam kendali dan
pengkondisian dari dinas itu, hanya bisa tersenyum kecut menoleh
kekiri dan kekanan memandang rekan sejawat dari kabupaten dan kota
yang lain. Ditambah rasa takut ibarat sampai keluar keringat sebesar
butiran jagung melihat para petinggi aparat hukum yang pandangan
matanya langsung tertuju fokus kepada diri mereka.
k. Acarapun selesai, dan selanjutnya Direktur Bintang Ilmu beserta
karyawannya yang menjadi panitia acara tersebut dan para agen
pemasarannya , mendekati para kepala dinas dan kepala sekolah yang
ada, dengan menekankan agar patuh pada apa yang telah disampaikan
oleh para petinggi kejaksaan tinggi jawa timur, kalau kepala dinas
dan kepala sekolah ingin selamat dan tidak masuk penjara. Dan
diberitahukan bahwa dengan telah jelas dengan adanya forum ini,
bahwa program ini adalah program dari aparat penegak hukum/kejaksaan
dan dengan itu agar kepala dinas tidak terkena masalah hukum,
sebaiknya mau dan bisa mengkondisikan sekolah penerima DAK di
wilayahnya agar tidak menerima orang lain, sebagaimana diungkapkan
dalam forum yang menampilkan direktur Bintang Ilmu dengan mengambil
perumpamaan istilah kunci.
maka waktu para kepala dinas dan kepala sekolah berkemas mau pulang
dari acara pertemuan, sering muncul ungkapan diantara mereka..
Sudahlah kita nanti harus beli barangnya kejaksaan ini saja biar
selamat… daripada nanti dinas atau sekolah tidak beli barang dari
kejaksaan ini, pasti gak selamat. benar atau salah mereka yang
berhak menentukan.. . mereka berhak memanggil untuk diperiksa dengan
seenaknya dan semaunya kok.. walau diperiksa tidak ditemukan
kesalahan saja… pasti akan dipanggil terus menerus berkali-kali.
sampai kapok, sampai ditemukan kesalahan atau sampai terpaksa
mengaku salah. lha iya kalau rumahnya dekat dengan kantor kejaksaan
tinggi disurabaya, kalau jauh dipucuk gunung… bisa habis rumah
dijual untuk ongkos transport.. belum waktu pasti banyak hilang…
kapan ngurus pendidikan.. . juga kapan guru bisa mengajar pada
muridnya… belum lagi stress-nya.. . sudahlah biar aman kita beli
saja barang milik kejaksaan ini… bahkan pegawai bintang ilmu yang
ada
disitu ada yang menimpali.. sudahlah pak dinas harus mengkondisikan
sekolah agar harus membeli barang yang merupakan program kejaksaan
ini… meski ini dana swakelola sekolah karena merupakan dana
blockgrain, tapi pasti jika program dari kejaksaan ini tidak
berjalan maka dinas bagimanapun ada celah bisa dipanggil dan
diperiksa, dan biasanya akan merembet pada program program lain yang
dilaksanakan oleh dinas diluar program DAK. Jadinya dinas tidak aman
dan tentram. Karena tinggal dorong dikit sudah bisa masuk penjara.
sebagai contoh dalam DAK tahun 2007 beberapa daerah yang nurut dan
mau mengkondisikan sekolah harus mengikuti program kejaksaan ini
pasti selamat. sedangkan yang tidak bisa atau lebih tepat dikatakan
tidak mau mengkondisikan, karena ini merupakan dana blockgrain dan
dana swakelola oleh sekolah, meski sudah berjalan dengan baik dan
benar, akan dipanggil berkali-kali oleh kejaksaan, jadi tidak nyaman
bukan… malah pasti akan dicari celahnya pak, karena dalam
pelaksanaan dan administrasinya sebaik apapun akan dapat dicari
celahnya. Karena yang berwenang menentukan dapat diperiksa atau
tidak, diarahkan bersalah atau tidak itu adalah kejaksaan… tambah
suara suara itu lagi.
B. Melihat kronologis yang demikian itu, yang menjadi pertanyaan dan
harusnya diperiksa dan teliti adalah:
1. Dengan kejaksaan tinggi jawa timur mengundang seluruh kepala
dinas kabupaten dan kota di jawa timur dan beberapa kepala sekolah
sebagai perwakilan kepala sekolah penerima DAK tiap kabupaten dan
kota di seluruh jawatimur tadi, dengan acara sosialisasi program
hukum dan pelaksanaan DAK tahun anggaran 2008, apakah sudah tepat
menurut peraturan yang berlaku. Karena pelaksanaan program
sosialisasi dalam pelaksanaan DAK bukanlah
instansi kejaksaan. Apalagi dalam forum itu ternyata kejaksaan
menghadirkan pihak yang mempunyai kepentingan lain untuk memberikan
hal-hal yang harus dipatuhi oleh dinas dan kepala sekolah.
2. Untuk itu patut diperiksa anggaran yang dipakai oleh kejaksaan
tinggi jawa timur untuk melaksanakan acara tersebut.
Mmm.. ini blog alumni peternakan ya..??
Wah gak sengaja masuk ke forum ini.
Saya mau menanyakan prospek bisnis peternakan kedepan gimana menurut pandangan bapak?
Dari segi memulai wirausaha sekarang ini apakah masih bisa mungkin dengan modal yang tidak cukup besar?
Soalnya saya sedang kuliah di Fapet UGM.
Salam kenal Pak Syamsul…
Saya Ryan Masanto angkatan 1996, sampai sekarang masih aktif di Gallusia.
Dengar2 Bapak juga dulu aktif di Gallusia, malah salah 1 pendiri.
Saya memang sedang mencari info pendiri Gallusia, bisakah Bapak membantu?
Terimakasih dan sampai jumpa lagi.
31 comments
Comments feed for this article
9 January, 2008 at 12:15 pm
Nur Hadi SH MH, praktisi hukum, alumni S-2 Ilmu Hukum Unair, Surabaya.
Kalau anggota legislatif membuat website seperti ini, saya yakin konstituen dari kalangan anak muda terpelajar akan salut dan tidak segan-segan untuk melakukan interaksi dengan wakil rakyat yakni dengan cara diskusi lewat dunia maya di internet.
13 February, 2008 at 12:13 pm
Imam Wayudi, mahasiswa FTSP ITS, Surabaya
Wah, hebat. Ini menjadi babak baru bagi anggota DPRD yang punya kepedulian terhadap komunikasi lewat media internet.
Cara seperti ini akan mampu menarik minat mahasiswa untuk dialog jarak jauh dengan anggota parlemen.
Asumsi saya, Pak Sjamsul bisa jadi daya tarik tersendiri bagi mahasiswa yang selama ini bersikap golput.
21 February, 2008 at 1:11 am
Herry Dermawan
Selamat dan sukses atas peluncuran website nya.
Andaikata semua anggota DPR dari PAN mau dan mampu membuat website masing masing………wah Insya Allah PAN akan lebih cepat berkembang.
Bravo DPD PAN BLITAR, BRAVO DPW PAN JATIM.
Herry Dermawan, Ir – Pengusaha Peternakan – CIAMIS
Jawaban: Terimakasih, semoga farmnya tambah maju dan harga ternak ayam semakin baik
22 February, 2008 at 2:47 pm
M. Aunurrochim
Ini satu terobosan baru, di mana sosok anggota dewan dengan jiwa inklusif-nya berinteraksi dengan masyarakat menerusi dunia maya….
semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan untuk objektif yang terbaik….
semoga langkah ini diikuti oleh anggota dewan yang lain amin.
(go on and do your best!)
Sekedar Info, dalam waktu dekat, Insya ALLah Rakan-rakan di Kuala Lumpur Malaysia akan mendeklarasikan PAN Kuala Lumpur.
Doakan rakan-rakan disana biar sukses.
Salam buat rakan-rakan PAN di Indonesia dan khususnya Jatim.
Aunurrochim – Dosen Pasca Sarjana Ekonomi Syariah – Kualalumpur – MALAYSIA
Jawaban: Semoga PAN cabang Kualalumpur berkemajuan dan banyak menarik simpati TKI
5 March, 2008 at 5:48 am
Prasetya, Amd
You Are My best Legislator.
Teruskan perjuangan Pak Syamsul membela Rakyat kecil dan tidak mampu.
Saya siap selalu mendukung Perjuangan Bapak.
Semoga Legislator-legislator yang lain akan ikut berjuang seperti yang bapak lakukan untuk Rakyat Kecil dan tidak mampu.
Semoga Allah selalu mengiringi perjuangan Bapak Khususnya di daerah kami Dapil 6 Jatim. Amin.
Jawaban :
Mas Pras, maturnuwun. Mari kita bangun Kabupaten Kediri, lebih baik dari sekarang dan lebih baik dari kabupaten lainnya. Setuju? semoga Allah mendengar dan meridhoi. Amien.
6 March, 2008 at 10:34 am
noor sylvani.ie
hhhmmm……..jadi terharu liat website ini…..masyaalloh…. subhannalloh….
bravo untuk “cacak” ku yang satu ini, gak bakal malu jadi adiknya kalau punya Cacak yang huebat….jadi wakil rakyat yang bener-bener bisa menyuarakan bahasa rakyat (bukan bahasa jowo lho) He he he
Tapi memang dari jaman sekolah dulu udah keliatan bakat pinternya kok, jadi ya memang pas lah kalau sekarang bisa mewakili keinginan rakyat Jatim….sebagai arek suroboyo….yo buangga buanget toh…
Ok…selamat melanjutkan perjuangan, kesempatan terbaik saat ini dimanfaatkan sebaik mungkin.
Sukses dengan PAN nya…….aku tetep dukunglah…aku suka karena warna birunya bagus sih……hehehe….
Ok selamat ya cak….
Jawaban: Untuk Noor Sylvanie IE – Bandung Doakan semoga tidak lupa dalam mengemban amanah.
Salam buat keluarga besar (alm) H.Moh. Isa Edris – Jakarta
7 March, 2008 at 11:10 am
Mariani Handoyo G. di Bukarest, RUMANIA
Sebagai masyarakat Indonesia yang menetap di luar negeri, saya mendapat kejutan menggembirakan menemukan website ini. Tidak hanya banyaknya informasi&opini menarik yang dapat kita simak, tetapi yang lebih menarik untuk saya adalah keterbukaan dalam beropini dan menerima opini itu sendiri. Di negara2 Eropa, hal ini telah dilakukan sejak lama, dan anggota legislatif mereka juga siap menerima opini bahkan kritikan. Beberapa opini, selain diterima, juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Apalagi dengan kemajuan jaman, internet juga makin memperluas daerah “jajahannya” dan memudahkan komunikasi saat ini.
Selamat melanjutkan perjuangan Anda, Sdr Sjamsul Huda, Indonesia membutuhkan orang2 seperti Anda.
Jawaban: Terimakasih banget masih bisa menyempatkan waktunya diantara kesibukan, untuk bikin opini. Walaupun lebih dari 20 tahun tidak jumpa, semoga hubungan dekat sesama tetangga waktu di peneleh tidak memisahkan persaudaraan kita.
Salam hangat buat Patrick dan Nico di Bukarest
10 March, 2008 at 9:20 am
CANDRA HERAWATI, Ir – kepala dinas Koperasi KOTA PEKALONGAN
Terimakasih infonya dan selamat terbitnya website baru : sjamsulhuda.wordpress.com.
Alhamdulillah masih pada urip dan sehat tho.
Jawaban : He he Alhamdulillah masih bisa silaturahmi via dunia maya,tks.
Salam buat P.Candra
10 March, 2008 at 9:20 am
Sri PURWANTINAH, Ir – Alumni Fapet UGM 77 –YOGYAKARTA
Trims infonya dan selamat website barunya, sjamsulhuda.wordpress.com.
Enaknya kalau ada mailing list Fapet ya. Bisa untuk media komunikasi
Jawaban: Ya mudah-mudahan rekan-rekan yang di kampus Karangmalang Fapet UGM bisa memfasilitasi milis tsb.
10 March, 2008 at 9:20 am
M. MASDUKI, Ir – DEPARTEMEN TRANSMIGRASI, JAKARTA
Sjamsul Huda, legislator-penyambung aspirasi rakyat – selamat atas peluncuran websitenya, semoga sukses dan bermanfaat..
Jawaban: Terimakasih, bagaimana kapan rapat ? (maklum, ingat-ingat waktu masih pegang komisariat Fapet he he he)
10 March, 2008 at 7:05 pm
Suwasis Hadi, Drs. R. - Kader PAN di Lereng Gn Lawu, MAGETAN, Alumni UNAIR.
Semula saya berencana untuk men-caleg-kan diri berangkat dari DAPIL VI untuk DPRD Provinsi Jawa timur, tetapi setelah saya browsing menemukan weblognya Kang Sjamsul, niat saya untuk mencalonkan diri lewat Dapil VI Jawa Timur saya urungkan, karena Kang Sjamsul telah melesat jauh melampaui batas start maraton untuk menarik hati konstituen lewat Weblognya.
Akhirnya saya kembali ke DAPIL VII Jawa Timur saja di sana lebih aman belum ada bakal Caleg yang membuat Weblog untuk media kampanye dini (soft campaign) heee….. heeee..
Sesama kader PAN dilarang saling mendahului.
Bravo Kang Sjamsul…..!!!!
Jawaban :
Terima kasih Mas Suwasis. Ayo maju terus. Jangan tengok kebelakang. Saudara punya potensi luar biasa. Saran saya lebih baik back to village. Fokus pada daerah. Magetan membutuhkanmu. Berjuang sambil beribadah. Insya Allah berhasil.
10 March, 2008 at 11:02 pm
Mariani Handoyo G
Ya, sekali lagi saya yang muncul, memang dari pada memberikan suara ketidak puasan, ataupun menyampaikan usulan dengan cara berdemonstrasi turun ke jalan, disamping menganggu aktifitas teman2 kita dengan menimbulkan kemacetan, kenapa tidak bersuara melalui forum ini?
Disamping menghemat energi dan dapat menyalurkannya ke hal2 yang lebih berguna, forum ini juga mungkin lebih didengar langsung oleh wakil rakyat kita, bagaimana menurut teman2. Siapa tahu Indonesia bisa dicontoh oleh negara2 maju lainnya. Tidak ada hal yang tidak mungkin kan, negara kita sebenarnya kaya, orang2nya juga mudah diarahkan, hanya mungkin jalannya belum ketemu.
Nah, saudara kita ini mulai membuka jalan dengan adanya website ini, mari kita beramai-ramai mengeluarkan isi hati kita.
Maju terus, bangkitkan kembali semangat 45, wasalam dari jauh …
Jawaban :
Mariani. Merci bu ku. Komentarmu menyejukkan. Kami yang di tanah air perlu banyak inspirasi bisa berupa kisah-kisah yang dapat mendorong semangat memperbaiki negeri tercinta. Yakinlah masih banyak saudara-saudara kita di tanah air maupun mancanegara yang baik dan bermental positif.
11 March, 2008 at 2:54 pm
Agus Purwoandoko, PAN Kota Pasuruan
Ass. Wr. Wb..
Selamat Berjuang
Sdrku, sebelumnya saya perkenalkan saya Agus Purwoandoko,wakil sekretaris DPD PAN Kota Pasuruan yang kebetulan memperoleh amanat sebagai ketua Team Monev. Dalam menjalankan tugas yang dibebankan oleh partai, saya akan melaksanakan tugas tersebut dengan penuh keikhlasan dan penuh tanggung jawab demi kebesaran dan kemenangan partai.
Dalam menjalankan tugas tersebut saat ini saya terkendala oleh masalah keluarga dimana akibat musibah banjir yang melanda kota kami pada tanggal 30 januari 2008 lalu telah memaksa saya untuk tidak dapat menghuni rumah karena rumah kami runtuh separuh bangunan.
Setiap tugas partai yang selama ini saya embankan ALHAMDULILLAH selalu dapat saya laksanakan dengan baik dan tidak pernah mengecewakan teman-teman di partai namun untuk tugas di Monev ini sangat saya rasakan bahwa dengan sementara mengungsi dan tak berfungsinya sarana komunikasi yang saya punya mengakibatkan tugas tersebut menjadi sedikit tersendat apalagi untuk membangun semangat pencalegan dini yang sekarang sedang kita laksanakan.
Perhatian pemkot terhadap masalah ini walau sudah sebulan berlalu masih berupa polemik tentang mekanisme pengeluaran bantuan yang katanya sebesar 2M dan masih menunggu hasil sharing antara pusat propinsi dan pemkot sendiri, tetapi entah sampai kapan?
Kader kami di dewan sudah berupaya untuk memperjuangkan dan sudah berupaya untuk menyuarakannya, namun seperti tanpa hasil dan saat ini masyarakat sangat mengharapkannya.
Sdrku, Perhatian dan perjuangan teman-teman di Pasuruan baik yang legislatif dan DPD sudah sangat baik dan saya sebagai kader partai tidak pernah meragukannya.
Dengan penuh harapan demi untuk kebesaran dan kemenangan partai, perkenankanlah saya dengan segala kerendahan hati memohon kepada sdrku untuk berkenan sedikit membantu walau hanya dengan 2 sak semen, semoga dengan itu akan banyak membantu meringankan beban yang saat ini saya rasakan.
Terima kasih atas perhatiannya dan semoga PAN akan semakin jaya.
Selamat berjuang.
Wass. Wr. Wb
Jawaban :
Suwun Mas Agus, nanti kita tindak lanjuti dengan DPD dan teman-teman pasuruan ya.
14 March, 2008 at 9:02 am
Ahmad nawawi, IMM kediri
Memang sudah seharusnnya wakil rakyat juga mengikut perkembangan IT so, semoga dengan adanya web ini lebih bermanfaat.
Terus berjuang, dan tegakkan keadilan dan mari bangun Indonesia ini yang lebih baik, khususnya di kediri.
Kami dari IMM kediri mengucapkan selamat atas terbitnya web Bapa Samsul Huda ini…
Jawaban:
Mas A. Nawawi Terimakasih. Saya berharap generasi muda bisa menjadi harapan masa depan bangsa. Lebih baik dan tidak mudah menyerah untuk meraih prestasi gemilang. Semua orang sukses berawal dari orang biasa yang mampu mengendalikan diri dan menatap hari esok dengan optimisme.
16 March, 2008 at 6:57 pm
sugeng riyadi, kediri
Wah surprise, tepat sekali, situs sjamsulhuda.wordpress.com memuat produk Nuhana Madu-Pare-Kediri.
Untuk ukuran Indonesia, kelihatannya, baru perusahaan ini yang memproduksi capsul yang mengandung bubuk/ekstrak bee polen, propolis dan royal jelly dari madu.
Khasiatnya luar biasa. selain memang sesuai dengan yang terekam dalam kitab suci tentang keampuhan madu bagi kesehatan manusia, dalam kenyataannya keluarga kami sudah meng-konsumsi beberapa lama.
Dengan hanya diberi minum madu secara kontinyu, anak-anak sudah jarang sakit-sakitan. bagi orang tua karena beban pikiran dan pekerjaan, kalau sebelum mengkonsumsi madu dan kapsul sering ngantuk dan vitalitas menurun, maka setelah mengkonsumsi dalam waktu 2 minggu sudah banyak perubahan, walaupun kapsulnya hanya masing-masing formula 1 dan 2, 2 biji. Jadi saya hanya sedikit beri info pada masyarakat, tidak salah minum madu dan kapsul.
wass,
Sugeng Riyadi, Kediri
Jawaban :
Terimakasih Mas S. Riyadi. Sudah coba Nuhana Madu ya? bagus khan.
17 March, 2008 at 8:10 am
Nuni Mirza
Selamat berjuang untuk kesejahteraan rakyat jelata.
Semoga sukses & penuh berkah.
Jawaban :
Terimakasih Nunik, doakan tetap amanah dan sabar ya. Salam buat keluarga Kalibata semua.
22 March, 2008 at 10:19 am
Prasetya, AMd
Selamat Pak, Anda memang satu-satunya legislator mungkin di indonesia, yang menggunakan IT, semoga IT ini bermanfaat untuk masyarakat yang sangat membutuhkan informasi tentang publik. teruskan perjuangan Bapak untuk selalu memberi manfaat kepada masyarakat kecil, Kami Kader PAN Kabupaten Kediri siap mendukung dan membantu bapak untuk kepentingan Masyarakat.
Semoga Usaha bapak untuk masyarakat mendapatkan Ridho dari Allah SWT, Amien.
23 March, 2008 at 1:31 pm
Rudiana Binti Hashim - Malaysia
Assalamualaikum Wr. Wb.
Apa kabar? Terlebih dahulu saya ingin mengucapkan TAHNIAH&SYABAS!
Saya percaya YB (Yang Berhormat) memang seorang wakil rakyat yang boleh memperjuangkan kesejahteraan, kemakmuran, keharmonian dan keamanan kepada rakyat.
Jesteru wujudnya website ini,l agi menunjukkan bukti YB memang bersedia untuk mendengar dan membantu rintihan rakyat. Usaha seperti ini adalah yang amat diperlukan dan harus dibanggakan sebagai salah satu jalan perhubungan luahan dasar hati rakyat untuk YB seperti anda.
Sungguhpun YB bukanlah antara pemimpin negara saya Malaysia, tapi saya sentiasa bersedia untuk menyokong dan memberikan suntikan semangan kepada YB.
Harapan saya agar tanggungjawab yang dipegang sekarang akan dipikul sebaik mungkin dalam memastikan sistem perundangan negara dapat berjalan dengan lebih lancar dan bersistematik.
Janganlah mengkhianati kepercayaan dan amanah yang diberikan oleh rakyat dan betapa pentingnya perpaduan dan komitmen yang jitu di kalangan ahli-ahli untuk memberikan tumpuan kepada urusan kemantapan kekuatan PAN.
Selain daripada itu,sebagai umat Islam, untuk pemimpin kepada rakyat saya menggesa supaya terus mengkalkan hubungan persaudaraan antara satu sama lain dan berusaha mencapai kecemerlangan di dunia dan akhirat.
Akhir kata dari saya,semoga anda sentiasa dilindungi dan diredhai oleh Allah SWT,Amin.
Selamat berjuang dan salam perpaduan
Rudiana Bt Hashim,
Kota Kinabalu, Sabah Malaysia.
Jawaban :
Hai Puan Diana, Assalamualaikum. Ahlan wa sahlan. Terimakasih komentar nya. Bersyukur sekali bisa jumpa via web dengan warga Sabah, malaysia. Kecintaan Puan pada Malaysia, sama seperti kecintaan warga negara Indonesia pada tanah airnya. Ayo kita jalin kerjasama dan silaturrahim demi kejayaan dan kemakmuran dua negara serumpun. Salam buat Pak Mahathir Muhammad dan Pak Lah.
1 April, 2008 at 12:53 pm
Muh Giat Rohedi
Ass. Wr. Wb,
Selamat atas websitenya semoga bisa menjadi ajang komunikasi antara masyarakat dengan Anda sebagai bahan informasi.
Tolong perjuangkan masalah breeding sapi, karena makin lama sapi kita akan habis dipotong dan akan selalu tergantung dari impor. Thanks
Wass. Wr. Wb
odi
Jawaban:
Terimakasih Odi, komentarnya. Soal breeding sapi memang menjadi keprihatinan kita semua. padahal sources kita tersedia semua. mulai bibit, pakan, lahan, iklim, balai IB juga ada, pakar , dana bisa dicari, harga sangat bagus. Apanya yang kurang. Yang kurang barangkali kesungguhan dan fokus aja. Pemerintah belum bikin regulasi yang kondusif dan keberpihakan pada peternak kecil. Pemerintah memang bagi-bagi ternak juga tapi sejauh mana hasilnya belum ada laporan yang menggembirakan. Kalau proposal sih memang bagus semua, tapi implementasinya amburadul. Padahal bila di manage dengan baik. Tidak mustahil ke depan ternak sapi bisa jadi profit centre bagi negara. Untuk itu selain saya akan berusaha dari sisi government, tentunya partisipatif masyarakat, khususnya profesional di bidangnya sungguh diharapkan.
Ayo Odi bangun dunia peternakan Indonesia menjadi salah satu pilar penyanggah ekonomi nasional. Allahu Akbar.
9 April, 2008 at 9:41 am
Nunung.Isa Edris di Bandung
Subhannalloh terharu baca tentang pak Muchsin
Sepertinya untuk saat-2 ini dibutuhkan banyak Pak Muchsin….pak Muchsin lain yang muncul, untuk memajukan umat.
Ok btw….mau pilkada Jabar nih tgl 13 April nanti, gimana cak pasangan Heryawan & Dede? hehehe
Aku belum menentukan pilihan utk tgl 13 nih….hehehe
Ok…selamat berjuang cak……sukses
Wassalam
Jawaban:
Kisah nyata P. Muchsin semoga bisa menjadi cermin bagi kita semua dan bisa menjadi teladan yang saat ini sangat perlu ditunjukkan terutama oleh para pemimpin, agar rakyat bisa meniru, merasa nyaman dan bangga.
Kemenangan pasangan Hade di Jabar, menunjukkan rakyat ingin perubahan. Rakyat sudah memberi kesempatan kepada ‘muka lama’ dan mungkin sudah bosan dengan partai yang pernah memerintah tetapi hasilnya masih seperti ini. Selamat kang Dede.
10 April, 2008 at 8:59 am
Rudiana Hashim
Assalamualaikum.
Hidup YB Sjamsul Huda X3!Tahniah yg x terulungnya!X terjulangnya.
Yb memangla pemimpin yang berjiwa rakyat. Saya merasa bg2 seronok ya melawati laman Yb. Membuatkan saya lebih mengenal Yb, sekaligus Indonesia.Ya,smga terjalin silatulrahim Malaysia, Indonesia. Insyallah, salamya dsampaikan andai kubole. Hidup Bapak demi Indonesia
Jawaban:
Indonesia dan Malaysia adalah bangsa serumpun. Bahasa dan makanannya sama. Cuma negaranya saja yang berbeda. Kalau di Indonesia ada istilah Bhineka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Artinya walaupun bangsa Indonesia berasal dari berbagai suku bangsa, bahasa dan agama, tetapi mereka merasa satu sebagai bangsa Indonesia. Demikian juga dengan warga Malaysia tentunya kita ini bersaudara. Saling berkenalan dan bekerjasama untuk kebaikan semua.
Terimakasih – Selamat Puan Rudiana dalam menjalankan tugas sebagai Guru. Tugas yang sangat mulia.
10 April, 2008 at 11:33 am
buburkacangijopakeketanitem
Assalamualaikum Cak Huda,
Saya Evi, mewakili keluarga Ning Tien di Jakarta…
Salut untuk Cak Huda…nggak nyangka bisa menjadi seperti sekarang , berani mengemban tugas yang sangat amat berat……
Terus berjuang ya Cak….
Jawaban:
Terimakasih Evi, atas partisipasinya kasih komen. Saya sudah lihat webmu. Wah bahasa inggris campur Jerman-nya luar biasa. Maju terus Evi, salam buat keluarga besar Mas Iful dan neng Tien.
19 April, 2008 at 8:20 am
Mariani Guibet di Eropa Timur
Kehidupan Tanah Air Setiap Saat Memanggilku
Musim semi telah tiba, akhir pekan lalu aku berada di teras kamarku. Kupandangi kebun-kebun tetangga sejenak, tampak indah hijau, jauh lebih indah daripada rumput di kebunku, berlubang dan banyak rumput-rumput kering.
Waktu berlalu begitu cepat, akhir pekan ini aku berjanji memberi makan kucing tetangga yang melewatkan liburan akhir pekannya di gunung. Ketika kulewati kebunnya, baru kusadari bahwa rumput-rumput kering lebih banyak dikebunnya daripada di kebunku. Kuingat pepatah, rumput di rumah tetangga lebih indah daripada rumput di kebun sendiri … begitulah kira-kira pepatah yang kupelajari saat masih di SD.
Kuingat kembali masa-masa ketika aku masih kuliah, kubayangkan bahwa hidup di negara orang, di Eropa pasti lebih indah daripada di Indonesia. Bayanganku begitu muluk dan semua berlalu dengan indah dalam impianku.
Saat ini, telah 15 tahun kulewatkan kehidupanku di negara orang, berpindah dari Pasific ke Timur Tengah hingga ke Eropa Timur, tepatnya di Bukares.
Kusadari bahwa kehidupan di negaraku memanggil kembali setiap saat. Dari cuaca, makanan, kepribadian bangsaku yang mudah untuk kupahami, acara TV yang menarik, mall dan para penjualnya yang ramah, sampai dengan abang bakso yang komunikatif di rumah. Para Satpam yang mudah untuk diajak berkomunikasi, kerukunan kehidupan bertetangga dan lain-lain.
Beginilah opiniku tentang hidup di negara orang, sebagai studi banding saudara-saudara kita di tanah air.
Mariani Guibet
Jawaban:
Luar biasa . . . terimakasih opininya. Bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat di Indonesia dan perenungan tersendiri. Bahkan tukang bakso dan Satpam menjadi kenangan manis bagi orang Indonesia yang sudah sekian lama meninggalkan tanah air. Ayo kita tunggu opini berikutnya.
7 May, 2008 at 12:12 pm
Umi Nurul Imamah
Pak Syamsul kudu lebih genjot kreativitas lagi. Ne mungkin adalah suatu terobosan penting buat para pejabat negara lainnya. Semangat ya pak…!!!
12 May, 2008 at 9:13 am
DPD PAN Kab Kediri
kami berharap pak Sjamsul Huda Dapat tetap terus loyal Pada masyarakat, jagan pernah berhenti……….. kita bersama-sama memberi manfaat pada masyarakat. sebagaimana motto kita. “SUDAHKAN KITA MEMBERI MANFAAT HARI INI ?” DAN “DO’AKAN KAMI TETAP AMANAH”.
Jadi mari kita jaga amanah yang diberikan kepada kita… thanks my Legislator.
18 May, 2008 at 10:01 am
Nungki arek Suroboyo sing nang Bandung
Memang selalu hebat…
PAN selalu menampilkan yang luar bisa dan selalu tampil beda… tapi… okeh punya…
Nggak perlu ikut-2an yang lain… yg penting manfaatnya bisa dirasakan mendalam oleh orang banyak… cihui…
Okey deh… selamat berjuang cacak ku… tetap pegang amanah ya…
btw… buat mariani (smg msh inget aku, kita waktu kecil pernah main sama-2 di Peneleh hehehe), jelaslah selalu cinta negeriku, kan kata pepatah juga “hujan es dinegeri sendiri lebih baik dibanding hujan emas dinegara orang”… (eh bener gt bkn ya pribasane…hehehe)
Hidup Indonesia…
4 June, 2008 at 8:48 pm
Mariani Handoyo G.
Bolehkah Saya mengirimkan pesan melalui media ini untuk Saudariku Nungki, arek Suroboyo sing nang Bandung : bolehkah mendapatkan alamat e-mail Saudari untuk dapat Saya hubungi atau silahkan menghubungi saya melalui mguibet@yahoo.com.
Untuk saya, sangat penting mengontak kembali teman2 yang telah “hilang”.
Terima kasih dan Mas Huda, ajang website anda sangat bermanfaat.
1 July, 2008 at 8:21 pm
Mariani Handoyo G.
Belum lama ini saya berbincang-bincang dengan sesama saudara2 kita, Warga Indonesia yang menetap di luar negeri. Kami membandingkan dari banyak hal, baik dari segi fasilitas sekolah, rumah sakit sampai dengan pertokoan dan tempat2 hiburan lainnya.
Seperti kebanyakan dari kita semua, kamipun pernah beranggapan bahwa apa yang kita miliki kurang menarik, kurang memadai, kurang bagus dsb dsb … padahal kita memiliki segalanya. Seperti contohnya, hal yang sederhana: fasilitas rumah sakit. Betapa kita sangat luar negeri minded. Bahkan hal ini kita tularkan utk para expatriate yang menetap di Indonesia, utk segera terbang ke negara tetangga terdekat di saat membutuhkan perawatan kedokteran.
Saat ini, kami yang “terdampar” ini membandingkan hal tersebut dan kami bangga dengan apa yang telah kami miliki. Alangkah baiknya jika bangsa kita bangga akan apa yang kita miliki dan mulai memberikan kepercayaan sehingga generasi penerus kita akan lebih mempunyai percaya diri dalam mengembangkan apa yang ada.
Semoga tulisan ini dapat menjadi renungan untuk kita semua dan silahkan mengkritik saya jika ada yang kurang setuju dengan pendapat ini, saya tunggu, salam dari Bukares : Mariani Handoyo G.
7 August, 2008 at 10:47 am
Miko
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Jadi Preman & Makelar Proyek ???
Judul diatas awalnya tentu sulit dipahami, karena:
1. Apa hubungan aparat hukum/jaksa dengan preman dan proyek
2. Apa hubungan aparat hukum/jaksa dengan proyek kok bisa jadi
makelar
3. Bagaimana preman kok bisa jadi makelar proyek? Bagaimana aparat
hukum/jaksa kok bisa jadi preman
A. untuk itu bisa dilihat kronologis peristiwa yang terjadi:
1. Tanggal 9 Juli 2008, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mengundang
seluruh Kepala Dinas Pendidikan kabupaten dan Kota di propinsi Jawa
Timur (dengan penekanan undangan bahwa Kepala Dinas kabupaten dan
Kota harus hadir sendiri, tidak boleh diwakilkan) dan Perwakilan
Sekolah2 di kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menerima bantuan
dana dari pemerintah pusat yang berupa Dana Alokasi Khusus
(DAK)/Dana APBN, untuk rehabilitasi gedung SD yang rusak dan program
peningkatan mutu SD (sekolah dasar) yang berupa pembelian buku, alat
peraga pendidikan dan multi media,
dengan thema pertemuan sebagaimana tertera dalam undangan dan
spanduk dalam ruangan pertemuan yakni: “sosialisasi program hukum
dan pelaksanaan DAK tahun Anggaran 2008″
Tempat acara di Hotel Royal Orchids Garden, Kota Batu, Jawa Timur
2. Berturut-turut berbicara didalam forum tersebut:
a. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur yang meberikan kata
pengantar
b. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang memberi gambaran sekilas
kenapa harus melakukan acara tersebut dan menyatakan bangga bahwa
permintaanya dipatuhi, bahwa seluruh kepala dinas hadir tanpa
diwakilkan kepada staff. Untuk itu diminta menyimak apa yang akan
disampaikan oleh para asisten dari kantor kejaksaan tinggi jawa
timur.
c. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa
Timur yang memaparkan tentang bagaimana pelaksanaan program DAK
pendidikan tahun anggaran 2008
d. Asisten Intel (Asintel) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang juga
memaparkan tentang bagaimana pelaksanaan program DAK pendidikan
tahun anggaran 2008. Baik Aspidsus maupun Asintel Kejaksaan Tinggi
Jawa Timur dalam memaparkan pelaksanaan program DAK pendidikan 2008
tersebut, menjelaskan berdasarkan paper/naskah yang dibagikan
panitia acara sebelum para peserta memasuki ruangan. Paper/naskah
tidak ada keterangan bahwa ini penjelasan dari siapa atau dari
instansi mana.
Baik Adpidsus maupun asintel Kejaksaan Tinggi Jawa Timur intinya
menekankan, agar perwakilan kepala sekolah yang hadir dan para
kepala dinas se-jawa timur (untuk diteruskan kepada sekolah2
diwilayahnya) dalam melaksanakan program DAK tahun anggaran 2008,
khususnya dalam pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu
sekolah, berpedoman kepada paper/naskah tersebut.
Jadi pertemuan atas undangan Kejaksaan Tinggi jawa Timur tersebut,
khusus membahas pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu
sekolah yang merupakan salah satu bagian dalam program DAK
pendidikan tahun 2008.
e. Bagian Penerangan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
Intinya menerangkan bahwa sebaiknya apa yang disampaikan Aspidsus
dan Asintel dipatuhi oleh Kepala Dinas dan sekolah, dari pada nanti
kena sanksi hukum. Peserta yang tadinya sedikit banyak sudah merasa
tertekan, ter-intimidasi, Dalam session ini perasaan ter-intimidasi
semakin kuat, karena Bagian Penerenagan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
ini sambil berceramah diselingi menyanyikan lagu2 yang dirubah
liriknya, misalnya,… awas kalau tidak ikut akan terkena bahaya…
awas hati hati nanti bisa saya kau kumasukkan bui (penjara)… awas
jangan anggap enteng nanti kamu akan kena kerangkeng(kurungan )..
hahaha… hihihi bisa masuk penjara dsb. (lagu asli untuk film
cinderela versi indonesia)
f. Para peserta yang selain sudah merasa tertekan ini juga semakin
bingung, karena sebenarnya untuk pelaksanaan program DAK ini secara
keseluruhan maupun yang dibahas didalam forum tersebut (pengadaan
barang untuk peningkatan mutu) sudah diatur didalam buku panduan
petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan DAK tahun anggaran 2008 yang
berisi peraturan menteri, Surat edaran Dirjen dsb, dimana dalam
juknis tersebut juga sudah berdasar pada beberapa peraturan
perundangan yang berlaku. (sebagaimana juga disebutkan oleh para
pejabat kejaksaan tinggi jawa timur pada awal acara, bahwa tidak
perlu risau bahwa dengan melaksanakan program DAK, termasuk
didalamnya pengadaan barang untuk peningkatan mutu, sesuai dengan
juknis berarti sudah mentaati peraturan yang lain seperti Kepres
tahun 1980 dsb)
g.Tetapi pada pembicaraan selanjutnya yang berdasar paper/naskah
yang dibagikan tersebut, para peserta menjadi tertekan dan bingung.
Sebab jika ini adalah acara sosialisasi pelaksanaan program DAK
tahun 2008, yang berwenang adalah pihak Depdiknas sesuai dengan
tingkatan wilayah masing masing. Dan harusnya dalam program
sosialisasi, adalah bagaimana peserta dapat memahami juknis tersebut
dengan benar dengan menerangkan secara lebih jelas dan mempelajari
secara bersama buku juknis tersebut.
Tapi yang disampaikan adalah paper/naskah yang tidak diketahui dari
instansi mana yang membuatnya, yang dikatakan bahwa ini adalah
penjabaran juknis khusus pengadaan barang untuk peningkatan mutu
dalam program DAK tahun anggaran 2008. Sehingga ada pertanyaan
(dalam hati atau bisik-bisik tentunya, karena tidak berani) jika
peserta mengikuti langkah ini, apakah benar benar benar aman secara
hukum.
Karena memang yang bicara adalah para petinggi Kejaksaan Tinggi Jawa
Timur, akan tetapi dalam paper/naskah tidak tertulis, siapa penulis
naskah, dan atau dari instansi mana.
Jadi tetap saja jika melaksanakan sesuai isi paper tersebut, akan
tetapi jika suatu saat ternyata bermasalah secara hukum, atau
seperti yang lazim terjadi bahwa jika aparat tidak berkenan tetap
akan dapat dicari kesalahan, yang dapat membuat mereka (dinas dan
kepala sekolah) menjadi bermasalah dengan hukum, dihadapan aparat
hukum termasuk salah satunya adalah para jaksa. Sebab semua pihak
bisa saja mengelak dengan mengatakan bahwa paper/naskah itu adalah
bukan tulisannya atau bukan dari instansinya.
h. Keresahan ini juga muncul karena mekanisme pengadaan barang
untuk peningkatan mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008, sudah
dijelaskan dengan sangat jelas didalam juknis.
Tapi dalam penjelasan berdasar paper/naskah tersebut oleh para
petinggi kejaksaan tinggi hal yang sebetulnya tidak terlalu rumit
sebagaimana tertera dalam juknis, dibuat sedemikian rupa sehingga
nampak menjadi lebih rumit/sulit dipahami. Apalagi dengan beberapa
penambahan penambahan persyaratan yang sebenarnya tidak diatur dalam
juknis, dan terkesan mengada-ada, tetapi menimbulkan tekanan atau
perasaan terintimidasi tersendiri bagi para peserta, karena selalu
ada penjelasan, bahwa jika tidak seperti paper/naskah ini bisa saja
menjadi bermasalah secara hukum. Apalagi ada penjelasan sambil
menyanyikan lagu-lagu yang diubah liriknya menjadi lagu-lagu ancaman
untuk memenjarakan kepala dinas, staff dinas maupun kepala sekolah.
Bisik-bisik antar kepala dinas bersama staff maupun kepala sekolah
yang hadir, menyatakan benar atau salah penjelasan ini jika
dibandingkan dengan juknis, tapi yang bicara adalah para petinggi
kejaksaan tinggi jawa timur, yang punya wewenang untuk memeriksa
atau memproses orang secara hukum dan punya wewenang tanpa batas
untuk memeriksa orang semaunya.
Benar atau salah, jika tidak memenuhi dan menuruti keinginan para
petinggi kejaksaan tinggi ini bisa repot nantinya. Karena yang benar
bisa dijadikan bersalah dan tidak selamat kalau tidak nurut. Dan
jika meski melakukan hal yang tidak benar karena menuruti keinginan
para petinggi itu bisa dijadikan hal yang benar.
Bisik-bisik ini muncul karena, selain banyak hal-hal yang ditambah-
tambahkan diluar apa yang diatur dalam juknis, sehingga menambah
semakin rumit proses yang sebenarnya tidak terlalu sulit (Apalagi
dengan intimidasi yang terjadi didalam forum, membuat orang menjadi
bingung untuk melaksanakan, karena saking rumitnya untuk menjalankan
program dan takut jika salah melangkah karena diberi pemahaman yang
rumit dan menakutkan karena ancaman akan dimasukkan penjara).
Juga kalau diteliti bahwa penjelasan yang ada didalam forum
tersebut, beberapa hal sebenarnya menjadi bertentangan atau
melanggar juknis. Maka muncullah bisik-bisik itu, menjalankan juknis
bisa menjadi salah, menjalankan apa yang disampaikan dalam forum,
itu bisa juga menjadi melanggar juknis dan artinya bisa
dikategorikan melanggar hukum. Wah.. wah..wah.. maju kena mundur
kena… sama-sama bisa masuk penjara.. Tapi karena yang punya kuasa
adalah para petinggi hukum ini, ya kita nurut saja apa yang
dikehendaki oleh mereka. Demikian lebih kurang saling curhat
diantara para peserta.
i. Pada situasi yang demikian, ketika acara akan berakhir, di depan
forum tampillah Bapak. Muchlis, yang menyatakan bahwa beliau adalah
utusan resmi Direktorat/ Depdiknas Pusat. Beliau mengatakan agar
para peserta tidak boleh pulang dulu, karena ada pembicara terakhir.
Menurut beliau, pembicara terakhir ini adalah pembicara Kunci.
Menurut beliau kenapa dikatakan kunci, karena ibarat ruangan tempat
forum tersebut berlangsung jika tidak dikunci, maka semua orang bisa
masuk ruangan. Maka harus dikunci agar tidak ada orang lain yang
bisa ikut masuk ruangan.
Artinya Program DAK 2008 khususnya pengadaan barang untuk
peningkatan mutu itu jangan sampai orang lain bisa ikut dalam
pekerjaan ini.
Maka ditampilkanlah oleh Bapak Muchlis, seorang direktur sebuah
perusahaan yang merupakan suplier buku, alat peraga pendidikan dan
multi media yang akan memenuhi kebutuhan dalam pekerjaan pengadaan
barang untuk peningkatan mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008.
Maka hadirin dipersilahkan menyambut kehadiran Direktur PT. Bintang
Ilmu.
Maksudnya dengan mengambil istilah ruangan harus dikunci tersebut,
agar seluruh dinas pendidikan dan kepala sekolah di jawa timur yang
mendapatkan bantuan dana dari pemerintah yang bersumber pada APBN
tersebut, memberikan pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan
mutu dalam program DAK tahun anggaran 2008 hanya kepada PT. Bintang
Ilmu sebagai distributor tunggal atau kepada agen2 pemasaran dari
PT. Bintang Ilmu saja. Orang lain tidak boleh masuk.
Bahkan sebagai utusan direktorat/ depdiknas pusat Bapak Muchlis
menyatakan, bahwa Direktur Bintang Ilmu ini kemana-mana keseluruh
Indonesia beliau ajak serta, agar dinas pendidikan dan kepala
sekolah di seluruh Indonesia tahu siapa yang diperbolehkan
melaksanakan pekerjaan pengadaan barang untuk peningkatan mutu dalam
program DAK tahun 2008. Karena PT. Bintang Ilmu sebagai Agen
Tunggal, sebagaimana disebutkan pada brosur2nya yang dibagikan
kepada peserta disitu maupun diseluruh Indonesia, mempunyai banyak
agen pemasaran.
Apalagi forum ini yang turut mengundang adalah para petinggi
kejaksaan tinggi jawa timur, dengan pesan agar kepala dinas tidak
mewakilkan kepada staff, harus hadir sendiri secara langsung. Untuk
itu harus diperhatikan oleh seluruh kepala dinas dan kepala sekolah
itu, jika tidak menuruti apa yang telah disampaikan bisa berakibat
fatal bagi kepala dinas dan para kepala sekolah.
j. Di depan forum Direktur Bintang Ilmu, menyampaikan bahwa Bapak
Muchlis ini beliau bawa kemana-mana, keseluruh Indonesia. Agar
seluruh Dinas pendidikan dan kepala Sekolah, menjadi patuh dan
dengan patuh mereka aman.
Beliau juga menyampaikan bahwa Beberapa kepala dinas di beberapa
kabupaten, nyaris masuk penjara (beliau mengungkapkan dengan kata-
kata: kepala dinas itu karena gak nurut pada kita.. tinggal 2cm dari
pintu penjara..tinggal didorong masuk.. langsung blamm… merasakan
sengsaranya hidup dibalik terali besi/ mengutip lagu2 yang
dilantunkan Bagian Penerangan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
sebelumnya)
Karena kemudian akhirnya nurut kepada Bintang Ilmu, sebagaimana apa
yang disampaikan oleh Bapak Muchlis tadi, maka beberapa kepala
dinas pendidikan itu oleh Direktur Bintang Ilmu diselamatkan dan
tidak jadi masuk penjara.
Direktur PT. Bintang Ilmu juga menegaskan bahwa paper dan semua apa
yang telah disampaikan oleh para petinggi kejaksaan tinggi jawa
timur tersebut bersumber dari dirinya, para petinggi tersebut
tinggal melaksanakan saja.
Direktur Bintang Ilmu dalam forum tersebut juga menyayangkan bahwa
kepala kejaksaan negeri di jawa timur yang hadir dalam forum ini
hanya dua. Dia menyatakan di jawa barat, jawa tengah, banten, dan
beberapa daerah yang lain, tidak berani seperti ini. Seluruh kepala
kejaksaan negeri di propinsi lain pasti hadir jika dia membuat acara
semacam ini.
Apalagi ini Kepala kejaksaan Tinggi adalah sebagai pihak yang
mengundang dan Kepala kejaksaan Tinggi dan semua asisten yang
penting dan berkompeten berbicara langsung agar acara ini
berlangsung dan menghasilkan sesuatu sebagaimana yang diharapkan.
Melihat kenyataan adanya kemungkinan ketidak-patuhan hampir semua
kejaksaan negeri ini (dilihat dari yang hadir hanya 2 kepala
kejaksaan negeri) mungkin perlu dipertimbangkan bahwa di Jawa Timur
sebaiknya nantinya proses pemeriksaan kepada dinas pendidikan dan
kepala sekolah yang tidak patuh pada arahan pada forum ini,
dilakukan oleh kejaksaan tinggi, bukan oleh kejaksaan negeri.
Dalam kesempatan itu, Direktur Bintang Ilmu juga menyesalkan bahwa
beberapa kota dan kabupaten di jawa timur telah mulai melaksanakan
proses tahap awal program DAK tahun 2008 baik berupa penetapan
sekolah penerima bantuan, sosialisasi program kepada sekolah dan
seterusnya. sebelum mendapatkan bekal dari forum ini. Ungkapan
ungkapan seperti.. Ingin masuk penjara rupanya.. dan berbagai
sindiran lainnya meluncur dari Direktur Bintang Ilmu.
Ungkapan ini muncul karena pada beberapa kabupaten dan kota yang
sudah mulai menjalankan program ini, diperkirakan pemesanan barang
tidak kepada PT. Bintang Ilmu maupun agen agen pemasarannya. sebab
PT. Bintang Ilmu belum siap.
Jadi terungkap dalam forum sebenarnya bahwa PT. Bintang Ilmu belum
selesai mempersiapkan diri untuk menjalankan program DAK tahun 2008
ini. Maka dengan diadakannya forum ini diharapkan dinas dan sekolah
jangan melaksanakan program ini dahulu.
Maka dalam penjelasan di dalam forum ini dibuatlah sebuah proses
yang cukup rumit dan proses yang panjang,lama berliku-liku (jika
dicermati sebenarnya hal itu menjungkir-balikkan apa yang diatur
dalam juknis dan bertentangan dengan juknis), barulah dinas dan
sekolah boleh menjalankan program.
(NB: padahal dalam juknis pelaksanaan DAK sudah jelas bahwa sejak
juknis selesai dibuat, apalagi sebelumnya sudah ada sosialisasi-
sosialisasi oleh direktorat kepada dinas pendidikan kabupaten dan
kota, mereka sudah bisa mulai mengawali proses pelaksanaan program
ini, yakni penetapan sekolah penerima bantuan, sosialisasi kepada
sekolah penerima bantuan dan seterusnya)
Dengan sindiran yang sedikit banyak berisi intimidasi tersebut
beberapa kepala dinas yang nama daerahnya disebut oleh Direktur
Bintang Ilmu, sebagai dinas yang tidak patuh dan tidak bisa atau
disindir dengan ungkapan tidak mau mengarahkan sekolah sekolah
penerima DAK, agar setiap programnya ada dalam kendali dan
pengkondisian dari dinas itu, hanya bisa tersenyum kecut menoleh
kekiri dan kekanan memandang rekan sejawat dari kabupaten dan kota
yang lain. Ditambah rasa takut ibarat sampai keluar keringat sebesar
butiran jagung melihat para petinggi aparat hukum yang pandangan
matanya langsung tertuju fokus kepada diri mereka.
k. Acarapun selesai, dan selanjutnya Direktur Bintang Ilmu beserta
karyawannya yang menjadi panitia acara tersebut dan para agen
pemasarannya , mendekati para kepala dinas dan kepala sekolah yang
ada, dengan menekankan agar patuh pada apa yang telah disampaikan
oleh para petinggi kejaksaan tinggi jawa timur, kalau kepala dinas
dan kepala sekolah ingin selamat dan tidak masuk penjara. Dan
diberitahukan bahwa dengan telah jelas dengan adanya forum ini,
bahwa program ini adalah program dari aparat penegak hukum/kejaksaan
dan dengan itu agar kepala dinas tidak terkena masalah hukum,
sebaiknya mau dan bisa mengkondisikan sekolah penerima DAK di
wilayahnya agar tidak menerima orang lain, sebagaimana diungkapkan
dalam forum yang menampilkan direktur Bintang Ilmu dengan mengambil
perumpamaan istilah kunci.
maka waktu para kepala dinas dan kepala sekolah berkemas mau pulang
dari acara pertemuan, sering muncul ungkapan diantara mereka..
Sudahlah kita nanti harus beli barangnya kejaksaan ini saja biar
selamat… daripada nanti dinas atau sekolah tidak beli barang dari
kejaksaan ini, pasti gak selamat. benar atau salah mereka yang
berhak menentukan.. . mereka berhak memanggil untuk diperiksa dengan
seenaknya dan semaunya kok.. walau diperiksa tidak ditemukan
kesalahan saja… pasti akan dipanggil terus menerus berkali-kali.
sampai kapok, sampai ditemukan kesalahan atau sampai terpaksa
mengaku salah. lha iya kalau rumahnya dekat dengan kantor kejaksaan
tinggi disurabaya, kalau jauh dipucuk gunung… bisa habis rumah
dijual untuk ongkos transport.. belum waktu pasti banyak hilang…
kapan ngurus pendidikan.. . juga kapan guru bisa mengajar pada
muridnya… belum lagi stress-nya.. . sudahlah biar aman kita beli
saja barang milik kejaksaan ini… bahkan pegawai bintang ilmu yang
ada
disitu ada yang menimpali.. sudahlah pak dinas harus mengkondisikan
sekolah agar harus membeli barang yang merupakan program kejaksaan
ini… meski ini dana swakelola sekolah karena merupakan dana
blockgrain, tapi pasti jika program dari kejaksaan ini tidak
berjalan maka dinas bagimanapun ada celah bisa dipanggil dan
diperiksa, dan biasanya akan merembet pada program program lain yang
dilaksanakan oleh dinas diluar program DAK. Jadinya dinas tidak aman
dan tentram. Karena tinggal dorong dikit sudah bisa masuk penjara.
sebagai contoh dalam DAK tahun 2007 beberapa daerah yang nurut dan
mau mengkondisikan sekolah harus mengikuti program kejaksaan ini
pasti selamat. sedangkan yang tidak bisa atau lebih tepat dikatakan
tidak mau mengkondisikan, karena ini merupakan dana blockgrain dan
dana swakelola oleh sekolah, meski sudah berjalan dengan baik dan
benar, akan dipanggil berkali-kali oleh kejaksaan, jadi tidak nyaman
bukan… malah pasti akan dicari celahnya pak, karena dalam
pelaksanaan dan administrasinya sebaik apapun akan dapat dicari
celahnya. Karena yang berwenang menentukan dapat diperiksa atau
tidak, diarahkan bersalah atau tidak itu adalah kejaksaan… tambah
suara suara itu lagi.
B. Melihat kronologis yang demikian itu, yang menjadi pertanyaan dan
harusnya diperiksa dan teliti adalah:
1. Dengan kejaksaan tinggi jawa timur mengundang seluruh kepala
dinas kabupaten dan kota di jawa timur dan beberapa kepala sekolah
sebagai perwakilan kepala sekolah penerima DAK tiap kabupaten dan
kota di seluruh jawatimur tadi, dengan acara sosialisasi program
hukum dan pelaksanaan DAK tahun anggaran 2008, apakah sudah tepat
menurut peraturan yang berlaku. Karena pelaksanaan program
sosialisasi dalam pelaksanaan DAK bukanlah
instansi kejaksaan. Apalagi dalam forum itu ternyata kejaksaan
menghadirkan pihak yang mempunyai kepentingan lain untuk memberikan
hal-hal yang harus dipatuhi oleh dinas dan kepala sekolah.
2. Untuk itu patut diperiksa anggaran yang dipakai oleh kejaksaan
tinggi jawa timur untuk melaksanakan acara tersebut.
26 August, 2008 at 9:13 am
Anno
Mmm.. ini blog alumni peternakan ya..??
Wah gak sengaja masuk ke forum ini.
Saya mau menanyakan prospek bisnis peternakan kedepan gimana menurut pandangan bapak?
Dari segi memulai wirausaha sekarang ini apakah masih bisa mungkin dengan modal yang tidak cukup besar?
Soalnya saya sedang kuliah di Fapet UGM.
28 November, 2008 at 3:18 pm
Ryan Masanto
Salam kenal Pak Syamsul…
Saya Ryan Masanto angkatan 1996, sampai sekarang masih aktif di Gallusia.
Dengar2 Bapak juga dulu aktif di Gallusia, malah salah 1 pendiri.
Saya memang sedang mencari info pendiri Gallusia, bisakah Bapak membantu?
Terimakasih dan sampai jumpa lagi.